Featured Post

We'll Be Back Yogyakarta

Yogyakarta, kota dengan sejuta kenangan dan ke sana kami akan segera kembali.  23 Maret 2024,   Banyak sudah yang kita lalui setiap harinya, entah ce…

Elizabeth Setiaatmadja, Womenpreneur yang Peduli Sesama

Post a Comment

Apa, sih, pendapatmu kalau mendengar seseorang yang mampu melakukan banyak hal. Misalnya, dia pandai bernyanyi, tapi juga jago masak. Belum lagi dia juga hebat mengelola media sosialnya, plus memiliki penghasilan yang besar dari bisnisnya. 

Eh, kok, kayaknya hidupnya diberkahi banget, ya. Sempurna. Ahahaha, seperti di sinetron, ya. Kayanya enggak banyak orang yang bisa melakukan hal itu. Catat, tapi ada, lo!

Elizabeth Setiaatmadja, Womenpreneur yang Peduli Sesama


Makna di Balik Nama Elizabeth Setiaatmadja

Bicara tentang sejarah seseorang atau apa pun itu, selalu menarik untuk disimak. Termasuk sejarah nama tokoh kita ini. 

Elizabeth Setiaatmadja, perempuan cantik yang diberkahi dengan segala talenta, sehingga ia layak disebut multitalenta. Ya, ini adalah tokoh yang ingin aku bagikan di tulisan kali ini. 

Perlu kamu tahu, bahwa multitalenta sendiri berasal dari dua kata, yaitu multi dan talenta. Multi berarti banyak, lebih dari satu, atau lebih dari dua. Sedangkan talenta, adalah pembawaan seseorang sejak lahir, atau bakat. 

Jadi, multitalenta adalah sebutan untuk orang yang memiliki bakat lebih dari satu. Istilah lainnya, serba bisa. 

Kembali ke topik utama kita, yaitu, Elizabeth Setiaatmadja, yang kerap disapa Liz. Saat belum mengenal sosok beliau, tempat yang paling aman untuk bertanya adalah Google. Aku mencari informasi sebanyak mungkin mengenainya. 

Ternyata, ada nama hebat di belakang nama perempuan bernama lengkap Elizabeth Ariestia Melawaty Setiaatmadja ini. Ya, Setiaatmadja adalah nama sang ayah yang merupakan seorang bankir senior yang telah menjabat sebagai Presiden Direktur BCA, sejak tahun 2011 lalu. 

Banyak kisah menarik yang bisa dikupas dari perempuan multitalenta ini. Mari kita mulai dari namanya yang terasa cukup panjang. Karena, memang ada kisah menarik di balik nama panjang yang diberikan padanya. 

Elizabeth yang merupakan nama depannya memang nama yang sudah lama diinginkan oleh ibunya. Yang kala itu sangat menyukai tas-tas dari brand ini. Sementara Ariestia berasal dari nama taman yang berada di lokasi rumah keluarganya tinggal, yaitu Taman Aries. 

Kemudian kisah nama Melawaty yang tersemat di sana juga tak kalah menariknya. Sejarahnya adalah, didapat dari nama Hotel Melawai, yang saat itu digunakan ayahnya, ketika menunggu proses istrinya (baca; ibunda Liz) melahirkan bayi Liz di RSIA Bunda, Melawai, Jakarta Selatan. Terakhir, nama Setiaatmadja, tentu saja nama keluarga ayah Liz, yaitu Jahja Setiaamadja. 

Namun, nama besar yang disandangnya, tidak lantas membuat ia menjadi anak yang manja. Ini sangat menarik. Bukankah seseorang yang terlahir dengan segala kemudahan, akan membuatnya memanfaatkan agar kehidupannya tidak dipenuhi dengan hal-hal yang jelimet? 

Luar biasanya, segala kemudahan itu tidak berlaku bagi Liz. Terbukti dari banyaknya penghargaan yang ia dapat. Tidak hanya itu, ia telah tumbuh sebagai seorang gadis yang begitu dekat dengan bisnis. 

Liz kecil terkenal sebagai anak yang pemberani dan senang bicara. Sedari kecil, ketika ia duduk di bangku Sekolah Dasar, berjualan kartu Natal hingga stiker nama pernah ia lakoni. Tidak hanya pintar berjualan, ia juga kerap menjadi ketua kelas. Selama bersekolah, Liz terkenal juga sebagai anak yang ditakuti oleh anak-anak 'bandel'. Kemampuannya ini kelask membawanya menjadi seorang pakar komunikasi

Anak sulung dari dua bersaudara ini, juga telah menjadi asisten guru untuk les musik sejak kelas 1 SMP. Setiap hari Sabtu, peran ini ia lakoni dengan baik hingga menyelesaikan pendidikan di bangku SMA. 

Beranjak dewasa muda, saat menempuh pendidikan di Macquarie University, Sidney, Australia, ia telah diwanti-wanti oleh orang tuanya untuk tidak bekerja selama kuliah. Ia pun dipilihkan untuk masuk ke dalam sebuah komunitas yang berisikan warga negara Indonesia yang aktif di gereja.

Namun, bisnis sepertinya tetap menariknya dengan kuat. Saat itu, temannya menawarkan kartu telepon dengan harga yang lebih murah, dibandingkan dengan kartu telepon yang biasa ia gunakan. Kesempatan ini pun tidak ia sia-siakan. Ia pun berjualan kartu telepon untuk teman-teman yang lain di sana, bahkan beberapa teman menjadi reseller-nya. Selepas kuliah, ia pun dipanggil pulang ke tanah air. 

Perlu kamu tahu, apa yang membuat Liz Setiaatmadja begitu hebat. Semuanya karena ia belajar dan berhasil memaknai perjalanan hidup yang diberikan orang tuanya. Ia tahu betul bagaimana ayahnya bekerja keras, agar bisa sampai di level ini. Pengalaman melihat ayahnya berjuang, menjadikannya perempuan tangguh. 

Menurut Liz, tidak ada yang tidak bisa, selagi mau

Elizabeth Setiaatmadja Womenpreneur Indonesia 

Sekembalinya di tanah air, Liz melamar pekerjaan di Ernst&Young, perusahaan konsultan, yang berpusat di London, Inggris. Di sini ia menunjukkan kemampuannya sebagai lulusan prodi akunting.

Bekerja sebagai auditor tidak membatasi geraknya sebagai seseorang yang ringan tangan. Sifatnya yang visioner dan tidak pernah memiliki kamus 'tidak bisa' di dalam dirinya, membuat gerak langkahnya tidak pernah terhambat dan menjadikan dirinya layak memiliki sebutan sebagai womenpreneur Indonesia.

Ibu dua orang anak ini terus aktif melakukan banyak hal. Selain menjadi ibu rumah tangga, ia juga berbisnis, membantu bisnis suami, dan tetap melakukan pelayanan di gereja, serta aktif di beberapa komunitas yang membantu untuk sesama. Ya, kegiatan yang berhubungan dengan manusia ini, selalu ia senangi. Baginya hidup dengan berbagi memberikan kepuasan tersendiri. 

Begitu banyak yang ia lakukan untuk sesama, sehingga ia pun kerap dijuluki sociopreneur. Belangkangan, istilah ini memang terus berkembang. Bahkan di Indonesia, juga sudah banyak sociopreneur yang telah banyak membantu masyarakat memperbaiki kehidupan mereka dari banyak sisi. 

Sociopreneur sendiri berasal dari bahasa Inggris, social dan entrepreneurship. Di mana pelakunya akan menggabungkan konsep bisnis dengan isu sosial di masyarakat. Intinya, keuntungan yang ia dapat dari bisnis akan digunakan sebagian untuk membantu masyarakat.

Umumnya, sociopreneur adalah mereka yang memiliki jiwa sosial tinggi, sehingga setiap bisnis yang dijalankan tidak melulu mencari keuntungan. Namun, bisa memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Tidak sedikit risiko yang harus ditempuh sociopreneur dan ini tetap dijalani dengan sukacita oleh Elizabeth Setiaatmadja. Baginya, prinsip "makin banyak memberi, akan lebih bahagia" membuatnya terus melakukan kebaikan. 

Terlihat dari banyaknya aktivitas sosial yang telah dan akan terus dilakukan. Beberapa yang sudah dan masih dilakukan di antaranya adalah, Gerakan Peduli Medis. Di mana ia sempat menyediakan baju APD di masa awal pandemi Covid-19. 

Kemudian ia juga masih aktif membantu Suku Anak Dalam dan di akhir tahun 2020 lalu, Liz juga aktif dalam Rise Up Program. Sebuah program mentoring yang ditujukan untuk membantu jemaat JPCC (Jakarta Praise Community Church) dengan membimbing dan memberdayakan mereka yang terdampak PHK karena pandemi. 

Dalam kesehariannya Liz juga disibukkan dengan berbagai bisnis yang masih digelutinya. Restaurant Sushimoo yang sudah memiliki beberapa cabang. Restaurant Donmoo, hingga masih aktif menjual produk MLM yang sempat membawanya ke level yang tinggi. Bahkan produknya yang ia tawarkan juga sudah bisa kamu dapatkan di marketplace Tokopedia dengan nama akun Belle Couture.

Founder Belle Couture ini, sangat yakin dengan produk Aviair yang selalu digunakannya, ke mana pun ia pergi. Bisnis lainnya yang masih terus dijalankan adalah Theta, Olivier, Haloswab, Kedai Ceceh, juga Advisory Assurance.

Elizabeth Setiatmadja merupakan salah satu leader di BNI

Elizabeth Setiaatmadja Peduli UMKM

Kemampuannya berjejaring membuatnya menjadi networking expert yang banyak diminta oleh berbagai perusahaan untuk mengajar. Ya, ini dia passion lainnya yang juga dimiliki Liz. Ia kerap mengajar banyak hal, termasuk mengajarkan new business pada UMKM.

Dari kecintaannya memberikan ilmu yang dimiliki, ia pun memutuskan bahwa ke depannya, ia akan membantu dan lebih peduli pada para pelaku UMKM, khususnya UKM. Ia ingin memberikan ide, saran yang membangun, agar setiap usaha yang mereka lakoni, bisa sukses. 

Begitu banyaknya kegiatan yang dilakukan Liz setiap harinya, tetapi ia tetap memiliki prioritas. Ya, keluarga baginya adalah nomor satu. Baginya, kehangatan keluarga yang selalu ia dapatkan sejak kecil, sangatlah berarti. Setiap pertemuan yang dilakukan di keluarga Setiaatmadja selalu berkualitas dan ini juga yang ia terapkan pada keluarga kecilnya. 

Next project? Wah, ini sepertinya menjadi pertanyaan yang tidak akan ada habisnya untuk seorang Elizabeth Setiaatmadja. Bagaimana tidak, Desember 2022 ini, ia pun tengah bersiap untuk launching produk makanan sehat yang dikhususkan bagi penderita diabetes dan autisme.

Selanjutnya? Wah, aku sendiri penasaran dengan perempuan energik ini. Kira-kira apa yang akan dilakukannya lagi. Jangan lupa kamu juga mending kepoin media sosialnya saja, pasti banyak hal yang bisa diambil dari sana. 

Terimakasih sudah berbagi inspirasi dan semangat, Liz Setiaatmadja. 

Elizabeth Setiaatmadja dan keluarga
Elizabeth beserta keluarga 


Lita Widi H
Hey! Welcome to My Blog

Related Posts

Post a Comment